Pakan Ternak dari Limbah Pertanian

Limbah merupakan hal yang cukup mengganggu, ya.. sekiranya begitu yang ada dalam prsepsi masyarakat kebanyakan. Mereka kurang paham bahwa sebenarnya limbah dapat menjadi sesuatu yang berguna jika kita mampu mengelolanya dengan baik. Pengelolaan terhadap limbah sebenarnya tidaklah sulit, apalagi mengingat bahwa banyak referensi berbentuk buku, jurnal, artikel, dan jenis-jenis lainnya mengenai penjelasan bagaimana mengelola limbah. Salah-satunya saja limbah pertanian, limbah pertanian dan gulmamisalnya dapat menjadi pupuk organik sehingga dapat menekan biaya produksi pertanian dengan menggunakan kelinci, cacing, dan reaktor biogas. Selain itu, limbah ini dapat meningkatkan penghasilan masyarakat dengan memanfaatkan limbah pertanian dan gulma dengan cara menjadikannya pakan ternak. Pakan cacing pun biasanya didapatkan dari limbah yang dikelola, bahkan dari cacing pun melalui beberapa proses dapat berguna lagi sebagai pupuk organik, atapun pakan hewn lainnya seperti; digunakan sebagai pakan ternak seperti ayam, bebek dan ikan.



Sebagai tidak lanjut pengelolaan limbah, pemanfaatannya pun dapat dijadikan pakan kelinci. Memanfaatkan gulma atau limbah lahan pertanian sebagai pakan kelinci yang akan menghasilkan kotoran dan urine untuk menyuburkan lahan. Daging yang dihasilkan dapat dikonsumsi untuk perbaikan gizi masyarakat (ketahanan pangan). Daging kelinci pun bisa dijadikan alternatif pengganti daging sapi dan ayam sehingga seandainya terjadi krisis, kebutuhan protein masyarakat tetap terpenuhi.

SHARE ON:

Buat Teman-teman pembaca yang merasa informasi yang kami share berguna, silahkan bantu dengan melakukan share ke sosial media teman-teman. Dan jika ada yang ingin ditanyakan silahkan komentar dibawah ini

    Blogger Comment

0 komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.