Jenis Perawatan untuk Menjaga Kualitas Keramik WC dan Kamar Mandi

Memilih keramik WC yang berkualitas dan mahal sebaiknya diimbangi dengan perawatan yang tepat agar tahan lama. Lantai kamar mandi dan juga di bagian dindingnya kerap menjadi lembab, meskipun jarang beraktivitas di dalamnya. Kondisi lembab inilah yang menjadikan atribut interior yang ada kerap mudah rusak jika dibandingkan dengan ruangan lainnya. Solusi pertama agar menjaga kualitas keramik di kamar mandi tahan lama adalah dengan perawatan rutin.

Jenis Perawatan untuk Menjaga Kualitas Keramik WC dan Kamar Mandi


Apa saja jenis perawatan yang bisa dilakukan?

Tidak sedikit orang yang mengabaikan kebutuhan dinding dan lantai kamar mandi yang berkeramik sehingga mudah rusak. Membantu menjaga keramik untuk WC tetap utuh dalam jangka panjang maka sebaiknya melakukan tindakan berikut?

1.    Memberikan kamar mandi ventilasi yang cukup

Ada beberapa orang yang menjadikan kamar mandi sebagai ruangan yang sangat tertutup, pencahayaan murni dari lampu listrik. Kemudian kebutuhan udara pun sangat terbatas, dan dapat dirasakan betapa pengap berada di dalamnya. Ada baiknya memberikan ventilasi meskipun lewat jendela kecil di bagian atas agar ada udara masuk dan meminimalisir kelembaban.

2.    Membersihkan kamar mandi dengan cairan khusus

Beberapa orang menggunakan detergent untuk baju atau pemutih baju untuk mengatasi noda membandel di kamar mandi. Padahal pembersih tersebut tidak dirancang untuk keramik, dan segala perabotan yang ada di dalamnya. Resiko terjadi efek samping yang menimbulkan kerusakan lebih cepat dapat muncul kapan saja. Sebaiknya selalu menggunakan cairan pembersih khusus agar mengusir kerak dan jamur secara sempurna. Kemudian juga membantu merawat keramik yang ada lebih tahan lama dan cantik.

3.    Memilih menggunakan shower

Kamar mandi yang didesain dengan shower lebih banyak memberikan keuntungan bagi pemiliknya dan sebaiknya dipilih. Selain membantu menghemat penggunaan air bersih menggunakan shower ternyata juga membantu merawat dinding dan lantai keramik. Penggunaan air yang terbatas mampu mengurangi kondisi lembab dan mencegah keramik menyerap air berlebihan. Hal ini akan menjaga kekuatan keramik WC dan kamar mandi sehingga tidak perlu melakukan perbaikan maupun penggantian dan tentunya akan lebih hemat.

SHARE ON:

Buat Teman-teman pembaca yang merasa informasi yang kami share berguna, silahkan bantu dengan melakukan share ke sosial media teman-teman. Dan jika ada yang ingin ditanyakan silahkan komentar dibawah ini

    Blogger Comment

0 komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.